Etika Menghubungi Dosen
Hal - hal yang perlu diperhatikan sebelum menghubungi dosen via Telepon, SMS, dan Media Sosial :
- Prioritas, media yang akan digunakan untuk menghubungi dosen sebaiknya dan disarankan yaitu sms, media sosial whatsapp, baru kemudian telepon. Media sosial berupa Facebook tidak disarankan jika masih dapat menggunakan media sosial whatsapp.
- Gunakan SMS atau media sosial whatsapp untuk menghubungi dosen dan membuat janji bertemu untuk berkonsultasi ataupun bertanya seputar akademik seperti berupa mengajukan permohonan izin, komplain nilai, tugas tambahan dan sebagainya.
- Dosen biasanya akan menganggap SMS atau media sosial whatsapp yang layak dilayani adalah SMS atau media sosial whatapps yang memiliki unsur : identitas jelas, menyebutkan keperluan dan disertai bahasa yang sopan.
- Jika SMS atau media sosial whatsapps diabaikan oleh dosen, ada kemungkinan bahwa SMS atau media sosial whatapp tersebut belum memenuhi unsur : identitas jelas, menyebutkan keperluan dan disertai bahasa yang sopan.
- Hindari menghubungi dosen via SMS atau media sosial whatsapp di luar jam kerja, kecuali ada keperluan yang sangat mendesak, dengan diiringi permohonan maaf.
Bagaimana cara dan etika menghubungi dosen via telpon, sms, sosial media tanpa membuat dosen kesal ? simak selengkapnya sebagai berikut :
- Pilihlah waktu yang tepat, hindari waktu istirahat, waktu beribadah dan waktu tidur (jam 20.00 lebih)
- Awali dengan kata salam yang jelas, tidak disarankan menggunakan kata singkatan seperti "Ass, Askum, aslmkum, atau kata sapaan bagi yang nonmuslim".
- Ucapan maaf untuk menunjukkan rendah hati dan sopan santun, seperti "Mohon Maaf menggangu waktu Bapak/Ibu".
- Hindari memanggil nama, gunakan kata Bapak atau Ibu dan diawali dengan huruf kapital.
- Gunakan bahasa yang mudah dimengerti, sopan dan formal serta jangan menyingkat kata.
- Sebutkan identitas yang jelas karena dosen tidak selalu menyimpan kontak mahasiswa mengingat banyaknya mahasiswa di kampus.
- Sampaikan maksud dengan jelas tanpa basa basi terlebih dahulu. Seperti contoh : "saya ingin berkonsultasi mengenai mata kuliah Pendidikan IPS di SD"
- Akhiri pesan dengan ucapan terimakasih atau salam sebagai penutup.
- Apabila ingin menelepon, harap SMS atau whatsapp terlebih dahulu untuk menanyakan kesediaan dosen. Contoh umum pesan SMS atau whatsapp yang saya rekomendasikan untuk menghubungi dosen : "Assalamualaikum Bapak, mohon maaf menggangu waktunya, saya ABC dari program studi PGSD FKIP UNY semester III, ingin berkonsultasi tentang matakuliah yang akan saya kontrak, kapan kiranya saya bisa bertemu Bapak. Terimakasih Bapak" atau contoh berikutnya "Assalamualaikum Ibu, mohon maaf menggangu waktunya, saya ABC dari program studi PGSD FKIP UNY semester VII, ingin berkonsultasi tentang proposal skripsi di bagian landasan teori di bab II, kapan kiranya saya bisa bertemu Bapak. Terimakasih Bapak"
- Jangan protes dan mengirim pesan SMS atau media sosial whatsapp berulangkali, terkadang dosen tidak memberi kabar langsung, sebagian pula membalas SMS atau media sosial whatsapp lama namun kita tetap harus bersabar. Disarankan pula untuk tidak mengirimkan pesan yang sama berkali - kali karena nanti akan terlihat mengganggu bagi dosen. Terakhir, jangan terkejut apabila dosen membalas pesan kalian saat tengah malam, bahkan adapula di waktu subuh dikarenakan kesibukkan dosen tersebut dan sebagainya.
Kesimpulan :
Tulisan ini hanya sekedar sharing dari pengalaman saya dan dari berbagai sumber lainnya, tidak semua dosen memiliki karakteristik dan style yang sama, maka berlaku sopan dan hormat sebaiknya tetap harus dijaga sebagai insan manusia yang menjunjung tinggi etika kesopanan.

Post a Comment for "Etika Menghubungi Dosen"